Back to Kompasiana
Artikel

Umum

Imronsuharsono

Saya tak lebih berharga dari sebutir debu yang ada di jagad raya ini…. semua tentang selengkapnya

Mayaday..Mayday…..”Lion Air Mendarat Darurat” (CorTer ke 2)

OPINI | 24 February 2009 | 15:45 Dibaca: 746   Komentar: 5   0

Flying in Indonesia DANGER!!!!

Satu lagi kisah dari dunia penerbangan kita yang sangat mendebarkan jantung dan bisa bikin copot jantung dari warangkanya. Pesawat Lion Air JT 972 rute Medan – Batam - Surabaya dengan membawa 162 penumpang roda depannya tak bisa keluar dan mendarat darurat di Bandara Hang Nadim, Senin (23/2) sekitar pukul 19.15 WIB. Sebelum mendarat, pesawat berputar di udara delapan kali dalam waktu dua jam. Pesawat mencoba mendarat ketiga kalinya namun gagal, karena roda depan seperti terkunci. Petugas ATC menyarankan pilot menghabiskan bahan bakar untuk menghindari terjadinya kebakaran jika keputusan mendarat tanpa roda depan jadi dilakukan.

Pesawat melakukan pendaratan darurat pukul 19.06 WIB. Pesawat dari arah Barat meluncur ke landasan. Dan telah disiapkan enam mobil pemadam kebakaran guna mengantisipasi kemungkinan terburuk. Pesawat dipaksakan mendarat, dengan sisa avtur dalam tangki pesawat tinggal 550 liter lagi. Saat roda belakang menyentuh landasan dan badan pesawat langsung terguncang. Penumpang berteriak histeris ketika badan pesawat menghantam landasan yang menimbulkan guncangan cukup kuat hingga menimbulkan percikan api. Percikan api berhasil dijinakkan. Petugas langsung mengevakuasi 162 penumpang pesawat naas tersebut.

Ini semua semakin menyakinkan kita semua bahwa dari segi keselamatan penerbangan maskapai kita masih sangat rendah, semua itu juga dipengaruhi olleh beberapa factor anatar lain usia pesawat yang rata-rata sudah tua, bila pesawat sudah berumur 17 tahun itu ibarat orang udah usia 50 tahun, jadi sudah waktunya para consumen diberikan kemudahan untuk mengases data-data kondisi pesawat seperti jam terbang, usia pesawat dsb untuk menyakinkan konsumen bahwa pesawat tersebut aman.

Dibawah ini adalah kisah prestasi hitam dari Maskapai Lion Air dalam melayani konsumennya :

14 Januari 2002, Lion Air Penerbangan 386, Boeing 737-200 rute Jakarta-Pekanbaru-Batam gagal mengudara (take off) dan terjerembab setelah lebih dari lima meter badan pesawat meninggalkan landasan pacu di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Tujuh orang penumpangnya luka-luka dan patah tulang.

*31 Oktober 2003, Lion Air Penerbangan 787, MD-82 rute Ambon-Makassar-Denpasar, keluar jalur saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.

*3 Juli 2004, Lion Air Penerbangan 332, MD-82 rute Jakarta-Palembang mendarat tidak sempurna di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

*30 November 2004, Lion Air Penerbangan 538, MD-82 rute Jakarta-Solo-Surabaya tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Adisumarmo, Solo. 26 orang penumpangnya tewas.

*10 Januari 2005, Lion Air Penerbangan 789, MD-82 gagal take off di Bandara Wolter Monginsidi, Kendari akibat salah satu bannya kempes.

*3 Februari 2005, Lion Air Penerbangan 791, MD-82 rute Ambon-Makassar tergelincir saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.

*12 Februari 2005, Lion Air Penerbangan 1641, MD-82 rute Mataram-Surabaya ketika akan take off di Bandara Selaparang, Mataram. Roda bagian depan tergelincir keluar landasan, sekitar setengah meter di sebelah utara dari pinggir landasan pacu.

*6 Mei 2005, Lion Air Penerbangan 778, MD-82 rute Jakarta-Makassar pecah ban saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar. Akibatnya, pilot terpaksa menghentikan pesawat di landasan pacu sebelum mencapai lapangan parkir.

*24 Desember 2005, Lion Air Penerbangan 792, MD-82 rute Jakarta-Makassar-Gorontalo tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Hasanuddin, Makassar.

*18 Januari 2006, Lion Air Penerbangan 778, MD-82 rute Ambon-Makassar-Surabaya tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Hasanuddin, Makassar.

*4 Maret 2006, Lion Air penerbangan 8987, MD-82 rute Denpasar-Surabaya tergelincir saat mendarat di Bandara Juanda, Surabaya karena cuaca buruk.

*7 April 2006, Lion Air Penerbangan 391, MD-82 rute Pekanbaru-Jakarta batal lepas landas karena gangguan pada roda kiri di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Pesawat itu tak jadi lepas landas karena roda kirinya tiba-tiba tak bergerak walaupun sudah bergerak dari apron menuju ujung landasan dan siap terbang.
*24 Desember 2006, Lion Air Penerbangan 792, Boeing 737-400 rute Jakarta-Makassar-Gorontalo tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Hasanuddin, Makassar.

*19 Maret 2007, Lion Air Penerbangan 311, MD-82 rute Banjarmasin-Surabaya batal lepas landas walaupun sempat meluncur di landasan pacu Bandar Udara Samsudin Noor, Banjarmasin.

*23 Februari 2009, Lion Air Penerbangan JT-972 rute Medan-Batam nyaris tak bisa mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam akibat roda depan tak mau dibuka. Pesawat sempat berputar-putar di udara selama 2 jam sebelum bisa mendarat darurat di Hang Nadim. (batampos/berbagai sumber)

Bagaimana pendapat anda masih merasa aman dengan penerbangan maskapai kita? Jangan lupa tulis wasiat kepada ahli waris sebelum naik pesawat… (Hanya Tuhan Yang Maha Kuasa Atas Sesuatu)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompasiana Nangkring bareng Pertamina …

Santo Rachmawan | | 01 September 2014 | 13:07

Inilah Buah Cinta yang Sebenarnya …

Anugerah Oetsman | | 01 September 2014 | 17:08

Catatan Pendahuluan atas Film The Look of …

Severus Trianto | | 01 September 2014 | 16:38

Mengulik Jembatan Cinta Pulau Tidung …

Dhanang Dhave | | 01 September 2014 | 16:15

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 7 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 7 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 10 jam lalu

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 11 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemenang Putri Indonesia di Belanda Bangga …

Bari Muchtar | 8 jam lalu

Penanggulangan Permasalahan Papua Lewat …

Evha Uaga | 8 jam lalu

Antara Aku, Kamu, dan High Heels …

Joshua Krisnawan | 8 jam lalu

Rakyat Dukung Pemerintah Baru Ambil Jalan …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Masa Orientasi, Masa Di-bully; Inikah Wajah …

Utari Eka Bhandiani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: