Back to Kompasiana
Artikel

Umum

Astree Hawa

Change world with love

Caleg DPR RI dari Golkar Meninggal Setelah Kampanye

OPINI | 27 March 2009 | 15:34 Dibaca: 540   Komentar: 3   0

Di pagi yang cerah, masyarakat Kab Kuningan dikejutkan kabar meninggalnya H Yusuf Sukardi, SE, MM., putra mendiang H Mashud Wisnusaputra (almarhum) juga tokoh pembangunan Jawa Barat. Betapa tidak terkejut sebab Kamis, kemarin (26/3) ia masih melakukan kampanye sebagai calon legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Golkar daerah pemilihan (Dapil) X Jawa Barat, Kab Kuningan, Kota Banjar dan Ciamis, Jum’at (27/3).

H Yusuf Sukardi, merupakan tokoh muda Kab Kuningan yang malang melintang di tingkat nasional. Diharapkan banyak elemen mampu membawa nama harum Kab Kuningan seperti almarhum orang tuanya. Tahun 2008, saat pemilihan kepala daerah (Pilkada), ia digadang-gadang jadi Bupati Kuningan. Namun niatan itu diurungkan karena tidak mendapat restu H Mashud Wisnusaputra.

Meninggalnya H Yusuf Sukardi hampir beriringan, sebab H Mashud Wisnusaputra Oktober lalu telah terlebih dahulu menghadap Allah YME. Ia selama ini, memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sosial masyarakat di Kab Kuningan. Hal itu dilakukannya merupakan kelanjutan tradisi almarhum Bapaknya yang sudah melaksanakan sejak Tahun 70-an.

Kepedulian H Yusuf Sukardi terhadap masyarakat kurang mampu, dibuktikan dengan malakukan rehab rumah. Bagi pelajar mulai SD, SMP dan SMA memberikan bantuan beasiswa. Namun beasiswa bagi SD dan SMP dihentikan karena sudah ada bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah. Beasiswa itu pun dialihkan ke mahasiswa dan SMA.

Selain itu, ia pun tercatat sebagai dewan penyantun sekolah tinggi agama islam (STAI) Al Ihya Cigugur-Kuningan dan Universitas Kuningan (Uniku). Ia sebagai tokoh yang memiliki sifat keteladanan. Kendati termasuk orang pendiam, namun kreatifitasnya cukup mumpuni. Begitu pun di bidang kesusastraan dia tergolong produktif dengan membuat cerita bersambung di salah satu koran regional.

Sikapnya lemah lembut ke setiap orang. Tidak jarang ketika pula ke kampung halamannya di Kel Sengkahan Kec/Kab Kuningan harus melayani masyarakat sekitar. Juga dari daerah lain yang berkunjung ke kediamannya. Meski kesibukannya sebagai putra mahkota kerajaan bisnis H Mashud Wisnusaputra. Mulai dari properti sampai pengadaan alutsita dia kendalikan.

Keberhasilan yang dia raih, masih menyisakan dua cita-citanya sebagai manusia belum dikabulkan. Diantaranya, membangun sekolah bertaraf internasional di Kab Kuningan untuk masyarakat kurang mampu. Juga menjadi anggota DPR RI, seperti pemilu tahun sebelumnya selalu meraup suara terbanyak namun kandas karena masih menggunakan sistim proporsional.

H Yusuf Sukardi, selepas kampanye di Kab Ciamis mengeluhkan terkena diare dan demam. Langsung dilarikan ke rumah sakit EL Syifa di jalan RE Martadinata Kab Kuningan. Pukul 1.00 dini hari masih sempat berbincang-bincang dengan suster di rumah sakit tersebut. Selain kontrol juga hendak diganti spreinya. Tidak ada keluhan apa-apa. Hanya suhu badannya meninggi.

Pukul 3.20 wib, H Yusuf Sukardi menghembuskan nafas terakhirnya. Ia meninggalkan seorang istri Nani dan tiga putra dan pukul 14.00 akan dikuburkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Sengkahan, tidak dibawa ke Jakarta atau Bogor. Pada kesempatan itu hadir pula Bupati Kuningan, H Aang Hamid Suganda. H Agus Gurlaya Kartasasmita tokoh nasional juga Caleg. Hj Maryamah anggota DPR RI bersama suami Nugraha Besoes sekretaris jendral (Sekjen) PSSI.***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Secuil dari Acara Kompasiana Nangkring …

Find Leilla | | 28 March 2015 | 21:31

[kampretjebul4] Pasar Lanang dan Pasar Wedok …

Nanang Diyanto | | 28 March 2015 | 21:01

[INFO] Pengembangan dan Perawatan Server …

Kompasiana | | 24 March 2015 | 17:37

Warna-warni Devia Sherly dan Kolaborasi Tiga …

Alvidhiansyah Putra... | | 28 March 2015 | 17:47

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48


TRENDING ARTICLES

Belajar dari Olga Syahputra, Sukses Muda …

Pakde Kartono | 2 jam lalu

Mengapa Kamu Tidak Berjilbab? …

Feby Indirani | 8 jam lalu

“Evan Dimas Adalah Fotokopi Xavi ”Aji …

Attar Musharih | 8 jam lalu

ARB Prahara Bagi Golkar …

Restoe Bumi Victori... | 12 jam lalu

Dari BBM Naik, Pemerintah Ambil Dana Rakyat …

Ashwin Pulungan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: