

Pertama mengetahui seorang pejabat negara setinggal Wakil Presiden yaitu Jusuf Kalla (JK) ngeblog, bagi saya suatu hal yang suprise. Walaupun di negara-negara lain kepala negara sudah terbiasa ngeblog, namun di Indonesia masih jarang amat, sedang menteri hanya terbatas beberapa orang saja. Maklum mereka rata-rata belum paham arti penting blog dan lantaran kesibukan yang setiap saat harus stand by sebagai pejabat negara.
Walaupun JK hari ini sudah mendeklarasikan Pasangan Cawapresnya Wiranto, tapi saya belum yakin blognya akan diupdatenya.
Blog JK dibuat menjelang pemilu legislatif diselenggarakan, namun hal yang lumrah sebenarnya walaupun di dalam setiap tulisan-tulisannya muatan politik partai golkar lebih kecil, dibandingkan dengan tulisan keseharian dan pemikiran Jusuf Kalla sebagai wapres dan pandangan beliau sebagai warga negara Indonesia sehingga menarik hati untuk mengikuti perkembangan tulisan-tulisan pak JK.
Entah apa alasan Pak JK ngeblog, apakah memang sekedar numpang di blog untuk image building partai dan atau pribadinya menjelang Pemilu atau memang niatan dari awalnya ingin berbagi ide dan pengalaman beliau dalam sebuah blog.
Blog JK terlihat tulisan terakhirnya berada pada tanggal di mana hari tersebut adalah Pemilu untuk legislatif, setelah hasil quick count secara dramatis memenangkan Partai Demokrat tersebut, akhirnya serta merta blognya pak JK sudah tidak diupdate dengan tulisan baru. Apakah JK shock? Sampai-sampai tidak ada satupun tulisan lagi muncul.
Apakah JK berfikir bahwa ternyata blog tidak memberikan dampak signifikan bagi pemilih untuk memilih partai Golkar? Apalagi sampai membuat pertemuan-pertemuan dengan para blogger, ternyata belum memberikan pencerahan politik bagi masyarakat dengan tingkat pemilih calon legislatif dari Golkar masih dikalah sama Partai Demokrat.
Kalau dengan berlandaskan alasan kesibukan, menurut saya bukan hal tersebut yang membuat JK tidak mengupdate blognya. Semestinya sejak Kampanye terbuka legislatif JK sudah sibuk dengan urusan kampanye. Namun yang perlu diketahui ternyata setiap hari hampir ada tulisan JK menghiasi blognya. Walaupun tulisan-tulisan itu tidak ditulis langsung oleh Pak JK namun melalui ajudannya atau tim suksesnya, tapi tetap inti yang sampaikan adalah isi dalam benak kepala Pak JK.
Perlu diketahui bersama oleh kita dan Pak JK sendiri, secara tidak langsung dengan adanya blog tersebut mengubah cara pandang orang terhadap JK sebelumnya yang mereka tidak ketahui ataupun hanya berpandangan skeptis, setelah membaca blog JK mereka menggumam, mendukung, dan bahkan sampai ada akhirnya sebagai pendukung fanatis Wapres kita ini.
Memang sih yang membaca blog adalah orang-orang tertentu bisa dikatakan terpelajar karena sudah mengenal internet, dan jumlahnya pun sedikit dibanding yang tidak melek internet untuk ukuran bangsa ini. Jadi memang belum sebanding dengan Amerika Serikat, yang mana internet merupakan salah satu kebutuhan mereka. Wajar saja dengan adanya blog dan Facebook Barrack Obama, menjadi salah satu kunci kemenangannya.
Namun dari sejumlah kecil yang melek internet dan membaca blog pak JK, akan tentunya memberikan pengaruh luar biasa ke para masyarakat lainnya bahwa JK memiliki pemikiran yang bagus dalam membangun negeri ini. Dan akhirnya memberikan efek domino kepada rakyat yang ujungnya bisa jadi menjadi bagian dari para pemilih JK jika nanti benar-benar ikut pertarungan pemilihan presiden RI.
Namun melihat hari ini, senyum JK yang bersama Wiranto mendeklarasikan diri sebagai pasangan Capres-Cawapres, apakah hal tersebut menandakan JK akan kembali ngeblog? Kita lihat saja kelanjutannya.
@buga 
saatnya pak jk kembali posting di kompasiana terutama mensosialisasikan program-programnya.
mumpung belum keduluan capres-cawapres lain.
salam dari qatar
+1
-1
muh. ansar nasir
doni 
@ arul….
semua itu kan karna ada “maunya”….. Kalo sudah didapat atau ngga didapat maunya…., untuk apa di”lakoni” lg, ngga ada manfaatnya…., habis2 in waktu…..,
Time is money man…. (namanya juga pengusaha…., semua itu dilihat dari untung/rugi)
+1
-1

tidak updatenya blog JK itu merupakan pola pikir politiknya…
liat aja setelah deklarasi pasti update lagi…
+1
-1

@buga : iyah, setidaknya rakyat/pembaca blognya mengetahui latar belakang ide dan sepak terjangnya selama ini di pemerintahan..entah itu mau kampanye atau sekedar melukiskan diri pribadi setidaknya bisa jadi image building bagi JK.
@ ansar nasir : untuk milih atau tidak, kita liat aja nanti, siapa yg terbaik.
@ doni : yah seperti yang saya katakan di atas, apakah memang hanya sekedar kampanye menjelang pemilihan legislatif atau tidak. Tapi kalo di berfikir maju mestinya dia tetap menggunakan blognya sebagai sarana sosialisasi dirinya.
+1
-1
doni 
Saya hakul yakinnnn 100%….., JK tidak akan pernah posting lagi diKompasiana…, kenapa????
1. Ngga ada manfaat… (pengusaha/saudagar…., melihat untung rugi)
2. Ngga siap mental dikritik di blog kompasiana
3. Di blog kompasiana, kalah populer dengan penulis2 yang aktif
4. Masih sangat sibukuntuk berkoalisi besar….., ga ada waktu.
+1
-1

@aniwrasna : itu bisa dikatakan dia shock melihat perolehan suara golkar kali yah, seperti analisis sy di tulisan sy itu ![]()
btw kira2 apa yah pola politik dari JK kali ini
@doni : semua orang bisa berspekulasi tentang alasan2 beliau posting di kompasiana, yah bisa jadi seperti itu, tapi kita lihat saja apa karena suasana hati sudah baik, karena sudah mendapatkan cawapres? yah kita lihat aja
+1
-1
Aris Heru Utomo 
Sebetulnya bukan hanya JK yang berhenti ngeblog pasca pileg, PS juga berhenti ngeblog. Tampaknya kesibukan menyusun koalisi menjadikan suasana hati keduanya tidak nyaman untuk ngeblog. Padahal kalau saja keduanya tetap ngeblog, tidak perlu panjang-panjang cukup 4-5 paragraf saja setiap postingan, hasilnya mungkin akan lebih dahsyat.
+1
-1

@Aris Heru Utomo : kalo alasan kesibukan, bagi saya itu bukan alasan tepat. soalnya ketika mereka membuat blog di kompasiana, posisi mereka lagi pada mempersiapkan kampanye legislatif mana lagi juga secara eksplisit mengkampanyekan dirinya.
Apalagi rata2 yang membuat tulisan bukan beliau berdua langsung tapi diserahkan ke ajudan atau pun tim suksesnya. Jadi alasan kesibukan bagi sy bukan.
Namun dampak pada pemilih yg mereka perhitngkan tidak terlalu signifikan jadi mereka akhirnya menghentikan ngeblog.
yah itu sih asumsi sy, semoga tidak.
+1
-1
zain 
Blog itu pedang bermata dua. Bisa menguntungkan membentuk citra positif bisa juga sebaliknya. Kalau saya bandingkan Prabowo dengan JK di kompasiana, postingannya prabowo lebih “well thought” sedangkan JK cenderung spontan dan transparan (tebar pesonanya), walaupun dua2 nya sama2 tebar pesona. Sepertinya terkait erat dengan karakter JK yg spontan.
Contoh: bandingkan postingan “Prabowo Subianto: Nasi Bambu dan Negeri Bambu” dan “JK:Razia Sepatu Impor Di Istana”. Keduanya berisi ide utk ekonomi rakyat. Yang satu mengemukakan wawasannya tentang makanan rakyat sehingga terkesan merakyat, yg lainnya terlalu transparan: lihat (alangkah hebatnya) “saya merazia sepatu impor yang dipakai tamu”. Bisa diperdebatkan tulisan mana yg lebih baik. Mengenai siapa pemimpin yg lebih baik, lain soal, kita (rakyat) perlu me-”riset” kerja nyata yg telah dilakukan mereka berdua.
Nah dengan komentar saya ini, saya telah membangun citra sok tahu. Tapi toh siapa yang peduli.
+1
-1
aRuL 
@zain : benar sekali k inul, tapi saya ngak sampe menganalisis isi dari tulisan2 mereka. Tipe tulisan masing mungkin disesuaikan dengan karakter masing2, yah liat secara langsung aja, JK terkesan asal ceplas ceplos, sedangkan prabowo menganalisis.
Tapi-tapi semua itu tidak dilihat oleh pembaca secara umum, menurut saya, pembaca sebagian besar tidak memperhatikan karakter tulisan, namun seberapa apa yg ditulis itu menyentuh pembaca sehingga citra mereka berdua bisa naik, walau tidak signifikan.
Seperti yang k inul bilang, toh siapa yg perhatikan, cuman segelintir orang yang mengalisis dan melihat karakter tulisan masing2..
thx k komentarnya ![]()
+1
-1
arhi forex 
Yup,, dukungan sepenuhnya buat JK.
Semoga cita2 kita semua tercapai .. JK-WIN
+1
-1
Guest User