Kompasiana
Jumat, 10 Pebruari 2012

Umum

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Bocahndeso

Seseorang pria yang bukan termasuk golongannya rakyat 'Jelita', hanya seorang rakyat 'Jelata' saja, yang suka iseng, yang suka mengisi waktu nganggurnya untuk menghibur dirinya dengan membaca dan menuliskan uneg-unegnya yang dipostingkan di blog komunitas : Kompasiana, Politikana, serta di milis-milis yahoogroups.com : Forum Pembaca Kompas, Mediacare, Media Umat, Ekonomi Nasional, PPI-India, Indonesia Rising, Nongkrong Bareng Bareng, Wartawan Indonesia, Zamanku, Eramuslim, Sabili, Mencintai Islam, Syiar Islam, dengan nickname rifkyprdn@yahoo.com

Anugerah & Bencana adalah Kehendak-Nya

OPINI | 02 October 2009 | 05:08 1023 4 Nihil

Aceh

Kita Mesti Telanjang dan Benar-benar Bersih
Suci Lahir dan Di Dalam Batin
Tegaklah Ke Dalam Sebelum Bicara
Singkirkan Debu Yang Masih Melekat (2x)

Anugerah dan Bencana Adalah Kehendak-Nya
Kita Mesti Tabah Menjalani
Hanya Cambuk Kecil Agar Kita Sadar
Adalah ‘DIA’ Di Atas Segalanya (2x)

Yogya

Anak Menjerit-jerit
Asap Panas Membakar
Lahar dan Badai Menyapu Bersih

ini Bukan Hukuman
Hanya Satu Isyarat
Bahwa Kita Mesti Banyak Berbenah

Tasikmalaya

Memang Bila Kita Kaji Lebih Jauh

Dalam Kekalutan
Masih Banyak Tangan
Yang Tega Berbuat Nista

Oh…..

Situ Gintung

Tuhan Pasti Telah Memperhitungkan
Amal dan Dosa Yang Telah Kita Perbuat

Kemanakah Lagi Kita Kan Sembunyi
Hanya Kepada-Nya Kita Kembali

Tak Ada Yang Bakal Bisa Menjawab
Mari Hanya Tunduk Sujud Pada-Nya

Bengkulu

Kita Mesti Berjuang Memerangi Diri
Bercermin dan Banyaklah Bercermin

Tuhan Ada Di Sini Di Dalam Jiwa Ini
Berusahalah Agar Dia Tersenyum Oh
Berubahlah Agar Dia Tersenyum

[ lirik lagu ‘Untuk Kita Renungkan’ : Ebiet G Ade ]

Perjalanan ini Terasa Sangat Menyedihkan
Sayang Engkau Tak Duduk Disampingku Kawan
Banyak Cerita Yang Mestinya Kau Saksikan
Di Tanah Kering Bebatuan

Tubuhku Terguncang Dihempas Batu Jalanan
Hati Tergetar Menampak Kering Rerumputan


Musibah

Perjalanan ini Pun Seperti Jadi Saksi
Gembala Kecil Menangis Sedih… Oooo…


Kawan Coba Dengar Apa Jawabnya
Ketika Ia Kutanya Mengapa


Bapak Ibunya Telah Lama Mati
Ditelan Bencana Tanah Ini

Sesampainya Di Laut
Kukabarkan Semuanya
Kepada Karang Kepada Ombak Kepada Matahari

Padang

Tetapi Semua Diam Tetapi Semua Bisu
Tinggal aku Sendiri Terpaku Menatap Langit


Barangkali Disana Ada Jawabnya
Mengapa Di Tanahku Terjadi Bencana

Mungkin Tuhan Mulai Bosan Melihat Tingkah Kita
Yang Selalu Salah dan Bangga Dengan Dosa-dosa

Atau Alam Mulai Enggan Bersahabat Dengan Kita
Coba Kita Bertanya Pada Rumput Yang Bergoyang

[ lirik lagu ‘Berita Kepada Kawan’ : Ebiet G Ade ]

yogya 01

…Bila perzinahan dan riba (penyelewengan) telah terang-terangan dilakukan oleh penduduk suatu negeri maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan bagi diri mereka untuk terkena azab Allah…

[HR. Bukhari]

…Tidak ada seorang muslim pun yang ditimpa gangguan semacam tusukan duri atau yang lebih berat daripada itu melainkan dengan ujian itu Allah SWT menghapuskan perbuatan buruknya serta digugurkan dosa-dosanya sebagai mana pohon kayu menggugurkan daun-daunnya…

[HR. Bukhari dan Muslim]

Bencana

…Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)-nya, dan manusiapun bertanya : “Mengapa bumi (jadi begini) ?”. Pada hari itu, bumi menyampaikan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu (Allah SWT) telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya pula…

[QS : 99 : Al Zalzalah]


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User



SUBSCRIBE AND FOLLOW KOMPASIANA:

About Kompasiana | Terms & Conditions | Tutorial | FAQ | Contact Us | Kompasiana Toolbar RSS
KOMPAS.com
© 2008 – 2012