
Dulu wartawan peliput politik nasional dan internasional. Sekarang sehari-hari ikut 'ngurusin' harian Kompas, Kompas.com, dan Kompas TV.
Dibaca: 1037
Komentar: 23
Nihil
Wajah itu, menurut saya, memiliki dua makna. Yang pertama, secara fisik-sempit itu berarti muka, raut muka. Tetapi yang kedua, secara geografis-luas, wajah juga bisa menunjukkan penampilan atau penampakan secara keluruhan. Karena itu, kita menyebut “wajah kota Jakarta” atau “wajah Indonesia”.
Wajah memang tidak serta merta menunjukkan karakter sebenarnya seseorang. Ganteng orangnya, belum tentu baik hatinya. Cantik orangnya, belum tentu kepribadiannya. Begitulah.
Nah, setelah hidup “berselingkuh” bersama Kompasiana selama setahun terakhir ini, kita telah menemukan wajah-wajah itu, demikian juga kita telah mengumpulkan aneka karakter kita melalui seluruh postingan kita masing-masing.
Kita hendak bersyukur karena dari seribu satu wajah di Kompasiana, hanya satu-dua wajah saja yang karakternya mengecewakan! Hampir semua wajah cantik kita di Kompasiana, elok juga hatinya, bagus juga karakternya. Sebab itulah, kerikil kecil sama sekali tidak bisa mengganggu Kompasiana, yang secara keseluruhan justru makin lama makin bersinar, makin memencarkan pikiran-pikiran mencerahkan, makin menerbitkan gagasan-gagasan, dan makin memoles batin kita ke arah kebaikan.
Hidup bersama Kompasiana, pikiran seperti bergejolak, namun hati merasa damai, tentram, nyaman. Sesekali kita “menghangatkan otak” karena ada postingan yang kontroversial, tetapi itu semua tidak, sekali lagi tidak, membuyarkan konsentrasi kita untuk menjadikan Kompasiana makin menjulang. Apalagi kalau kehangatan diskusi itu lalu dimaknai sebagai bagian dari perenungan pribadi kita masing-masing.
Singkat kata, apa yang kita sampaikan melalui Kompasiana adalah cerminan wajah dan karakter kita masing-masing tadi itu. Sebab itu, berhati-hatilah ketika menyapa Kompasiana karena Kompasiana hari ini telah menjadi wajah kita. Kita boleh bersolek setengah mati, tetapi pada akhirnya semua orang akan mengetahui siapa kita sebenarnya.
Selamat Ulangtahun Kompasiana!!! Wish U go beyond imagination!!!