Artikel

Umum

Yudha Satya

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

In the journey to excellence www.twitter.com/satya_yudha

Karena Hidupnya Terlalu Berharga (The Birthday Project)


OPINI | 29 October 2009 | 12:56 Dibaca: 403   Komentar: 3   Nihil

Because this will be my last birthday.

No, I’m not committing a suicide. I was diagnosed with an illness, and my time is short. Up until now, I haven’t done anything important. So, I want to spend what’s left of my life with something meaningful.”

——————————————————–

Bagi sebagian orang, kadang hidup ini tak adil. Mengutuk diri dan selalu mengadu kepada Tuhan akan hidupnya yang serba kekurangan. Tak ada yang dilakukan dalam setiap harinya, hanya mengeluh dan mengeluh. Tetapi saya rasa gadis ini adalah pengecualian. Lahir dan besar di Bali, gadis dari ayah seorang Hispanic American dan ibu dariĀ  Yogyakarta ini dari kecil terdapat tumor di otaknya. Tumor yang awalnya tidak berbahaya ini menjadi membesar dan menekan otaknya ketika dia beranjak remaja, sehingga dia sering mengalami sakit kepala dan pingsan mendadak.

5 Tahun lalu dia menjalani crainotomy.

Operasi pengangkatan tumor yang ada di otak itu ternyata sempat membuatnya lumpuh - karena terdapat beberapa syaraf di otak yang terputus bersamaan dengan diangkatnya tumor, keadaan yang membuatnya stress dan tertekan dalam ketidakberdayaan selama beberapa bulan. Supaya bisa pulih, dia menjalani terapi untuk melatih syaraf motoriknya. Dan salah satu terapi tersebut adalah menggambar. Selama bertahun-tahun, mengisi kehidupan remajanya yang penuh keceriaan dan keriangan. Pada bulan Mei kemarin, dia tiba-tiba pingsan dan koma selama 5 hari. Setelah diperiksa, ternyata tumor yang dulu muncul lagi, kali ini lebih ganas daripada sebelumnya.

Pilihan sulit harus diambil. Yang pertama adalah tumor tidak diangkat, tetapi dia hanya punya kesempatan hidup selama setahun, yang kedua adalah dioperasi dengan harapan keberhasilan 20% karena kepalanya sudah pernah dibedah sebelumnya, terlebih lagi kemungkinan akan menjadi lumpuh jika operasinya berhasil.

“So I decided not to take the risk. Saya nggak mau lumpuh lagi. Saya nggak mau merasa nggak berdaya dan selalu tergantung sama orang lain. I want to live my life to the fullest, even if it has to be a short one”. Katanya.

Sadar bahwa harapan untuk merasakan ulang tahun di tahun depan kecil, Kamis 15 Oktober lalu yang merupakan hari ulang tahunnya, dia menggagas The Birthday Project. Dia ingin menghabiskan waktunya yang tersisa untuk sesuatu yang amat dia cintai, sesuatu yang menjadi passion-nya. Sesuatu itu adalah menggambar sketsa wajah.

Melalui sketsanya dia ingin mengenang dan dikenang oleh orang-orang yang mencintainya, dan orang-orang yang mendukungnya. Dan melalui sketsanya, dia ingin agar orang-orang berbahagia untuknya…. Setiap sketsa akan ditampilkan dalam blognya di: /thepreciousdays.blogspot.com

I’m the luckiest girl in the world. Really. - she said

Yes You are Yasmin…

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: