Back to Kompasiana
Artikel

Umum

Pipiet Senja

Seniman, Teroris Tukang Teror Agar Menjadi Penulis, Pembincang Karya Bilik Sastra VOI RRI. Motivator, Konsultan selengkapnya

Ratu Sejagat: Syuuuur!

OPINI | 13 December 2009 | 00:21 Dibaca: 1666   Komentar: 43   4

Melihat tayangan langsung pemilihan Ratu Sejagat di Ibukota Afrika Selatan semalam, sambil ngebut novel Para Pencari Keadilan, tak urung mulut ini sering berdecak mengagumi kecantikan para peserta.

Patutlah, para gadis jelita itu terpilih sebagai utusan negaranya. Memang cantik-cantik dan molek-molek dengan ukuran tubuh; rrruuuuaaaaarrrr biarrrra!

Jadi ingat Qori yang mengaku mewakili Aceh (ditolak masyarakat NAD!), gadis yang begitu yakin bakal meraih gelar Ratu Sejagat, minimal melebihi para seniornya, demikian sesumbarnya di koran-koran nasional beberapa bulan yang lalu.

“Mana tuh anak?” gumamku sambil memelototi televisi.

Sosok-sosok seksi dengan gaun malam yang menampakkan lekuk-lekuk tubuh terus berseliweran, berlenggak-lenggok…. Namun, entah mata ini yang rabun atau memang terlewati, hingga acara berakhir, tak sekalipun kulihat sosok jelita yang sempat menjadi kontroversial dan sumber unjuk rasa sebagian masyarakat asalnya itu.

Malah pendamping Tantowi Yahya, ketua YPI (?) yang terus jua tampak dengan gaunnya, belahan dadanya (ampuuun!) terlihat dipamer sedemikian rupa, sehingga sekelebatan ada sebagian warna cokelat puting (maaf) tersorot kamera. Entah pula sengaja atau tidak.

Aneh, memang penting, ya, pake gaun seronok begitu? Seolah-olah tak ingin kalah dengan penampilan para peserta Ratu Sejagat 2009.

Ini hanya sekadar catatan pagi seorang ibu, seorang nenek kampungan yang masih menganggap bahwa pemilihan semacam itu cuma buang-buang duit belaka!

Dan masih terpatri di otak kampunganku ini satu pertanyaan: ajang Puteri Indonesia, pentingkah?!

@gambar diunduh dari googling

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kiprah Ibu-ibu Masyarakat Biasa di Tangerang …

Ngesti Setyo Moerni | | 27 November 2014 | 07:38

Jakarta Street Food Festival: Ketika Kuliner …

Sutiono | | 27 November 2014 | 11:06

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

Tulis Aspirasi dan Inspirasi Aktif Bergerak …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Petisi Pembubaran DPR Ditandatangani 6646 …

Daniel Ferdinand | 6 jam lalu

Senyum dan Air Mata Airin Wajah Masa Depan …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Timnas Lagi-lagi Terkapar, Siapa yang Jadi …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Presiden Kita Bonek dan Backpacker …

Alan Budiman | 8 jam lalu

Prabowo Seharusnya Menegur Kader Gerindra …

Palti Hutabarat | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Lawan Laos: Antara Kebanggaan dan Harga …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

[Cerbung] Green Corvus #11 …

Dyah Rina | 8 jam lalu

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

Pengabaian Arbitrase di Kasus TPI dan …

Dewi Mayaratih | 8 jam lalu

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: