Back to Kompasiana
Artikel

Umum

Han Han

musafir modern

Sudahkah Anda Berkumis?

OPINI | 30 January 2010 | 22:29 Dibaca: 169   Komentar: 1   1

Kumis aka moustache adalah rambut di atas bibir,di bawah hidung umumnya hanya tumbuh lebat pada laki-laki,ya sebulan terakhir ini saya mengalami pengalaman menjadi laki-laki berkumis untuk pertama kalinya dan sungguh seru,kumis dapat menjadi pencitraan..hehehe,terhadap yang bersangkutan,anda ingin terlihat gagah seperti burt reynolds okeh,terlihat lucu seperti tukul okeh, terlihat kalem seperti mas adamnya inul okeh,atau terlihat enerjik seperti bapa JK okeh dan banyak lagi pencitraan laki-laki berkumis dari yang negatif atau positif tapi yang paling menyesatkan ialah pencitraan kumis hittler sungguh bertolak belakang dan sungguh seru mendengar respon orang-orang atas kumis saya,ibuku “aa kamu jadi kelihatan lebih tua.”(respon bijaksana dari seorang ibu),pacar tercinta “yang ihh jadi geli ngeliatnya.” (baru diliat aja udah geli apa lagi di pegang,hahaha…) teman-temanku.”braad edan euy kaya aktor di film..anu..kamu kaya tukang jualan sate di perempatan itu…eh kok,mirip penjaga sekolah sma kita dulu.” (kebanyakan temanku memiripkan dengan orang-orang atau tokoh yang rata-rata minus..dasarrr) .

Tukul

JK

JK

Kumis sebagai visual trademark,anda pasti punya ingatan tentang pria berkumis dalam kehidupan anda,entahlah dari lingkungan keluarga,akademis,atau permainan.ya kumis sangat ampuh untuk dijadikan reminder dan bila anda mendengar tempat kuliner yang namanya terdapat kumis pasti rasanya lebih mantaf dari tempat lain (ternyata kumis dapat menambah rasa dalam masakan),jadi sudahkah anda berkumis atau hendak mencoba pengalaman berkumis,bila anda ingin mencobanya mungkin mendengarkan lagu kumismu dari evi tamala dapat menjadi penyemangat jangan takut  di katakan norak karena dengan berkumis anda telah punya dua karakter wajah,untuk laki-laki yang sudah berkumis anda telah menginspirasi saya (sukses gan).

Mas Adam

Mas Adam

evie tamala-kumis mu

*lagu evi tamala benar-benar menyemangati saya.

deeurr ahh
hanhan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 5 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 6 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 9 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: