Kompasiana
Jumat, 10 Pebruari 2012

Umum

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Kusmayanto Kadiman

I listen, I learn and I change. Mendengar itu buat saya adalah langkah awal dalam proses belajar yang saya tindaklanjuti dengan upaya melakukan perubahan untuk menggapai cita. Bukan hanya indra pendengaran yang diperlukan untuk menjadi pendengar. Diperlukan indra penglihatan, gerak tubuh bersahabat dan raut muka serta senyum hangat. Gaul !

Errata: Tahun Baru Imlek 2010, Macan Logam!

HL | 15 February 2010 | 17:38 552 5 1 dari 2 Kompasianer menilai Menarik

Tidak lama sesudah tulisan berjudul “Ketika Tiger Wood Punya Hati” dimuat di URL masuk dua komentar yang membuat saya terkesima. Hal ini dipicu oleh kekurangtelitian saya dalam mengumpulkan, memilah dan memilih sumber informasi. Padahal cek-ricek itu penting kata orang media. Langkah sigap segera diambil dengan tanya sana-sini, berburu buku diperpustakaan dan bersilancar di dunia maya. Walhasil, seperti dilantunkan almarhum Michael Jackson pada tahun 1995 “You Are Not Alone”. Banyak orang dibuat bingung karena ada dua versi yang menyebut unsur alam untuk Tahun Baru Imlek 2010 dengan tahun Macan, yaitu Logam atau Kayu. Saat bertanya via SMS, BBM, email dan tilpun khususnya kepada kawan-kawan dekat yang saya pandang tekun mempraktekkan budaya leluhur mereka (yaitu Tionghoa), dua versi juga diperoleh secara berimbang. Khusus hasil bersilancar di dunia maya yang berbahasa Indonesia, kedua versi macan kayu dan logam terkesan juga berimbang. Bukan hanya di blog inidvidu tetapi juga di versi maya dari media cetak ternama. Jadi, pilih yang mana?

Kalendar : Matahari dan Bulan

Terbayang bagaimana umat Islam dan juga umat lain yang berkepentingan saat menanti ketetapan dimulai dan berakhirnya bulan puasa Ramadhan. Kita telah terbiasa dalam keseharian menggunakan kalendar matahari (solar calendar). Didalam ritual Islam kami mengacu pada kalendar bulan (lunar calendar). Rekan-rekan astronom kita tidak pernah bosan melakukan pembelajaran publik bahwa perhitungan kalendar matahari dan kalendar bulan itu bisa dilakukan secara akurat menggunakan model matematika. Namun demikian secara fanatik sekelompok pemuka agama mengatakan bahwa penglihatan (visual) dengan mata lebih laik digunakan sebagai patokan. Visualisasi munculnya tanda-tanda bulan baru tidaklah mudah. Apalagi jika tidak diperkenankan menggunakan perangkat iptek memadai ditambah dengan gangguan (noise) penglihatan baik karena kejadian alam atau ulah manusia berupa polusi. Secara legal-formal Pemerintah RI dibantu olah ulama, ilmuwan dan perangkat iptek memadai, senantiasa menetapkan awal dan berakhirnya bulan suci Ramadhan. Namun tetap saja ada sempalan atau kelompok elit yang berbeda dalam menentukannya. Kematangan masyarakat yang kemudian dapat menerima tanpa memperdebatkan lebit lanjut apalagi sampai membawanya kearah bentrokan yang merugikan. Sering kita dijalanan, bukan di mesjid dan bukan di pesantren, mendengar pernyataan bijak “Mengapa hal seperti itu dibesar-besarkan, bukankah perbedaan itu yang membuat hidup ini menarik? Ambil hikmahnya dan mari menengok kedepan untuk kepentingan ummat yang lebih mendasar dan lebih besar”. Menyejukkan dan membawa kita kedalam kedamaian.

Shio dan Unsur Alam

Sejak zaman dahulu kala, masyarakat China di negara asal atau perantauan memilih menggunakan kalendar lunisolar dalam kehidupannya, walau kini lebih utama untuk keperluan ritual. Kalendar ini merupakan kombinasi dari kalendar matahari dengan kalendar bulan. Situs yang memberi penjelasan popular tentang kalendar ini banyak sekali, salahsatunya adalah URL ini. Dalam perhitungan kalendar ini bintang (zodiac, shio) seeorang dikaitkan dengan 12 jenis binatang dan 5 jenis unsur alam. Dari berbagai sumber, metoda yang termuat dalam  situs ini bisa dijadikan acuan. Mengacu pada model perhitungan dan penentuan yang dijelaskan dalam situs tersebut kita bisa tentukan bintang dan unsur alam.

Mari ambil contoh kalender lunisolar 2010

Cara penetapan shio.

2010 - 4 = 2006

2006 : 12 = 167 sisa 2

Dalam urutan bintang a la Tionghoa, urutan kedua adalah MACAN.

Metoda menetapkan unsur alam.

2010 - 4 = 2006

2006 : 10 = 200 sisa 6

6 : 2 = 3

Dalam daftar unsur alam, urutan ketiga adalah LOGAM.

The White Tiger

Dalam perbincangan dengan beberapa kerabat Korea, diperoleh penjelasan bahwa mereka tidak menggunakan unsur alam. Dalam istiadat bangsa Han, mereka menyebut tahun ini sebagai tahun Macan Putih.

Terima kasih pada rekan-rekan Kompasiana yang kritis. Memberi tantangan untuk terus belajar memperbaiki diri. Maaf atas kekeliruan seputar macan kayu.


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User



SUBSCRIBE AND FOLLOW KOMPASIANA:

About Kompasiana | Terms & Conditions | Tutorial | FAQ | Contact Us | Kompasiana Toolbar RSS
KOMPAS.com
© 2008 – 2012