Back to Kompasiana
Artikel

Umum

Joko Waé

Just simple person, yg kadang error..

Tempuhlah Jalan Kebebasanmu ! Kata Teman Saya..

OPINI | 11 May 2010 | 17:07 Dibaca: 1066   Komentar: 5   1

hanya dengan perpisahanlah kita dapat menghargai segala perjumpaan yang pernah kita temukan karena pada dasarnya manusia kurang menghargai apa yang ia miliki sebelum kehilangan..’

Itulah salah satu kalimat dalam secarik kertas kusut yang hampir saya buang ke tempat sampah pagi tadi. saya jadi ingat temen saya yang telah menulisnya waktu lagi error (hehe otaknya yang error). Saya masih ingat betul saat dia datang kerumah malam itu dengan muka ruwet. Dia terlihat begitu kehilangan, sakit hati dan emosi..yaa begitulah kira kira. Dia lampiaskan kekesalannya dengan penuh emosi, kata demi kata dia tumpahkan pada kertas A4 yang asal comot dari rak samping mejaku.

semua kata2mu jadi gak berarti..yang ada hanyalah kebohongan yang membutakan!!
semua cuma manis di bibir, di kata2 tanpa bukti. dan sekarang sudah cukup terlihat jelass, yaa sangat sangat jelas !
…selama ini sandiwaramu sungguh berjalan mulus, kamu melakukan peran dgn sempurna …dan..tanpa dosa! kini, kau berlalu bgitu saja .bgitu tololnya aku ,terbuai dengan semua alasan dan putaran kata2mu.. setipis tipisnya rasa (kalo memang itu ada,seperti yg selalu kamu katakan selama ini), gak akan seperti ini..dasar setan...bangsat !!!
selamat menikmati kebebasanmu! krn memang itu yg slama ini kau cari ..bersenang senanglah! ..puaskan hatimu bersama komunitasmu, komunitas bermobilmu itu..!!! semoga saja kamu senang, senaang …yaa senang !”

belakangan baru saya tahu kalau apa yang dia tulis itu ternyata dia kirimkan juga pada ‘seseorang’ yang telah meninggalkannya via sms bahkan fB message.. ya ampuun

‘hmm broo..bro… kayak anak SMP aja lo, sampe nulis dan kirim message begituan..’
dia gak bakalan ngerti ato berubah karena otak dan hatinya udah mati tp dengan begini aku merasa puass.. meski tetep saja rasa kecewa itu akan terus ada jawabnya.
“tiap d’telp gak ngenakin kalo d’sms pura2 ga nyambung..kayak bolot, ato emang bego?? aahhh gimana sih rasanya dibohongi? katanya lagi setengah bertanya.

Saya hanya bisa diam, no coment. percuma juga komentar_orang emosi adalah raja, selalu merasa benar.
Jam 23:13 dia pulang, saya jadi berpikir karena sebenarnya masih penasaran.. sebegitukah efek seorang perempuan? efek perempuan atau efek rasa sayang yang berlebihan sih tepatnya?
Atau hanya sekedar emosi doank? atau mungkin

_110510_

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Taman Balekambang, Bukti Cinta Orangtua …

Agoeng Widodo | | 30 September 2014 | 15:39

Gedung DPR Dijual …

Hendra Budiman | | 30 September 2014 | 11:55

Bahkan Macan Asia pun Butuh Demokrasi …

Yudhi Hertanto | | 30 September 2014 | 12:16

Langkah Kecil, Meninggalkan Jejak yang …

Ngesti Setyo Moerni | | 30 September 2014 | 15:07

Kamukah Pemenang Sun Life Syariah Blog …

Kompasiana | | 29 September 2014 | 09:44


TRENDING ARTICLES

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 7 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 10 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 10 jam lalu

Hobi Berbahaya Anak Muda di Saudi …

Umm Mariam | 11 jam lalu

Inilah Cara SBY Membatalkan UU Pilkada …

Rullysyah | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: